oleh Gevi Gesha L'Keisha pada 02 Agustus 2010 jam 11:19
Kali ini aku akan bercerita tentang kebersamaanku bersama baby Kei bahkan waktu dia masih dalam kandungan.
Kehadiranmu adalah semua do’a yang terjawab…
Keberadaanmu mampu mengubahku jadi manusia yang selalu ingin tahu.
Aku cari segala ilmu yang membahas tentang kamu.
Kuikuti sampai hal terkecil untuk tahu perkembanganmu.
Bahkan kau perkenalkan aku pada dunia baru, dengan teman-teman baru…
(Hai IBers….keren juga aku menjuluki kalian, hihihiiiii, berterimakasihlah pada baby Kei, karena dia kalian bisa mengenal seorang Gevi, heheheeee..
Kebalik yah ??!!.....
Heem, akulah yang berterimakasih pada baby Kei karena dia aku bisa mendapatkan banyak teman yang lucu-lucu, pinter dan berpengalaman seperti kalian IBers, yang rela dicela saat bercanda dan ikhlas tersenyum saat kuhina…kalian tahu aku suka bercanda, sampai guling-gulingan ketawanya….)
Aku suka berbagi cerita dengan baby Kei, selalu kuajak bicara sejak dia mampu menendangku, kuceritakan apa saja…nyaris seperti orang gila…
Tapi aku yakin aku tidak sedang bicara sendiri, aku tahu kamu selalu mendengarku…
Bahkan saat aku bersedih dan menangis ( gak hamil ajah aku sensitif apa lagi hamil, makin menjadi-jadi sensinya, tapi tidak terus-terusan bersedih kaleee….. hanya kadang aku tidak bisa menerima keadaan saja makanya sampai menangis, apalagi waktu hamil baby Kei banyak sekali masalah yang aku hadapi…sendiri), aku minta maaf sama baby Kei, aku bilang “Maafin mamah nak, mamah sedang menangis tapi dd jangan ikut bersedih yah, mamah gak pa-pa…!”
Aku selalu menghibur diriku dan bermain-main dengan baby Kei karena aku tahu calby (=calon baby…., keren lagi kn istilah aku, hihiiiii....) bisa ikut merasakan emosi bundanya, dan aku tidak ingin my calby kelak menjadi anak yang pemurung dan selalu bersedih.
Dan saat dibilang sungsang (kontrol tanggal 23 Juli 2009) aku disuruh nungging kalau calby bergerak dan berhenti nungging saat calby berhenti bergerak dan aku juga disuruh tidur miring kekiri. Aku diberi waktu 3 minggu sama dokter dan kalau tetap sungsang akan dibantu diperbaiki.
Tapi my calby suka jahil juga kalau aku rasa-rasa…. Tiap bergerak aku secepat-cepatnya nungging tapi calby tiba-tiba berhenti, bahkan saat tiduran pun bila kurasakan calby menendang secepatnya aku berusaha untuk nungging tapi lagi-lagi dia berhenti… Akhirnya aku pasrah, aku serahkan semuanya pada calby ”Dd anak pinter, mamah serahin semuanya sama dd, mamah gak akan maksa dd, kalau toh harus operasi juga gak pa-pa, yang penting dd sehat…” kataku dengan senyum kali ini….
Dasarnya my calby anak pinter, waktu kontrol lagi calby sudah pada posisinya….”Makasih sayang…makasih banget….!”
Aku juga berbagi musik dengan baby Kei, aku download banyak lagu klasik : Mozart, Bethoven, Vivaldi…
Aku perdengarkan semua hingga dia menunjuk pada satu judul : Sonata in C Andante by Mozart. Tiap lagu itu diperdengarkan calby selalu bergerak dan menendang, sampai aku berpikir “Sedang apa kamu, nak, sampai begini bentuk perut mamah ?!”
Makanya aku selalu perdengarkannya, berulang-ulang karena aku tahu engkau suka.
Bahkan namamu pun engkau yang milih sendiri.
Milih sendiri ?? dia kan masih dalam kandungan, bagaimana bisa milih sendiri ??
Selalu seperti itu reaksi orang….tidak heran dan memang kedengarannya aneh, tapi itulah caraku berbagi dengannya.
Pada usia kehamilan 6 bulan dokterku bilang “Wah, ibu akan banyak rejeki nih, katanya kalo anak pertama perempuan akan banyak rejekinya”
AMIN…….
Dan karena aku terlalu asyik dengan perkembangannya saja, tanpa sadar calby udah 8 bulan dan aku belum mencarikan nama untuknya.
Lagi-lagi aku mencari di berbagai situs dan itu buat aku sangat bingung….aku yakin ibu-ibu juga akan begitu kalau sudah urusan kasih nama calby.
Aku punya beberapa alternatif nama buat calby :
- Ayesha, berarti si kecil, mungil. (karena dokter bilang my calby tidak ada 2500 gr, sedih waktu dibilang begitu tapi ada penghiburan kalau calby sehat. Dan ternyata dokter keliru memperkirakan BB calby…my baby terlahir dengan BB 3150 gr, tidak mungkin kan dalam waktu 1 minggu aku bisa menambah BB calby 1000 gr lebih?!.... Ternyata dokter juga manusia, bisa salah…)
- Lakeisha, berarti hidup sejahtera atau idola
- Myisha, berarti wanita dan kehidupan
- Zaina, berarti cantik
Nama-nama yang indah menurutku…
Memang hanya nama perempuan yang aku siapkan itu karena dalam hati aku begitu yakin kalau my calby adalah perempuan.
Tiap ada kesempatan aku mengajaknya bicara, kali ini lebih sering membicarakan namanya…
“Dd, mamah ingin memberimu nama, mamah ada nama yang bagus-bagus buat dd…kalau dd suka kasih tahu mamah yah…”
Aku sebutin nama-nama itu satu persatu, aku kasih jeda antaranya dan saat Lakeisha kusebut aku merasakan gerakannya. Kuulangi lagi dengan mengacak urutannya dan lagi saat Lakeisha kusebut calby bergerak
Aku pikir waktu itu hanya kebetulan saja, tapi tiap ada kesempatan bicara dan aku sebutkan nama-nama itu lagi reaksinya adalah sama. Jadi aku berkesimpulan kalau my calby suka dengan nama Lakeisha.
Jadi baby Kei yang memilih namanya sendiri…. Cara yang unik dan genius kata seseorang….(heem, tq k’ yah…semoga kk sukses dan lakukan semuanya dengan hati, yakinlah tidak ada yang sia-sia….).
Rencananya waktu itu aku akan memberi nama my calby dengan Lakeisha Dyana Putri…tapi beberapa hari sebelum aku cuti aku menemukan nama Faranissa, yang artinya gadis yang selalu tersenyum (ramah) dan aku suka nama itu, maka jadilah Lakeisha Dyan Faranissa, yang Insyaallah berarti gadis yang selalu tersenyum dan hidupnya sejahtera…AMIN.
Lha namaku sendiri apa artinya ?? entahlah…
Kutanya tak ada jawab…
Kucari tak kutemukan jalan…
Biarkan kau tetap memanggilku Gevi…karena aku sudah lekat dengannya pada kehidupan keduaku.
Apa pun artinya semoga tidak hanya indah kala disebutkan saja.
Banggalah seperti aku jalani hidupku kini.
Jangan jadikan aku sombong karena bumi ini terlalu indah untuk kutinggalkan.
Biarlah aku tetap menjadi diriku…dengan kuat dan lemahku.
Antara lebih jua kurangku.
Kususupkan lenganku pada sayap-sayapmu.
Jangan kau patahkan hingga aku terhempas luka.
Buat semua ini berarti…..
Dan sekarang tiap hari bisa kuteriakkan nama Keisha dengan bangga kupeluk raganya dan kubentuk jiwanya (jangan kau ajarkan emosionalmu padanya sayang….siap Yah!! Heheeee) karena hadirnya mendapat pandangan sebelah mata saja, bukan pada baby Kei tapi pada Gevi dan kuharap ada pengakuan untukmu nak dan kuingin baby Kei juga bangga punya mamah seorang Gevi.

Kehadiranmu adalah semua do’a yang terjawab…
Keberadaanmu mampu mengubahku jadi manusia yang selalu ingin tahu.
Aku cari segala ilmu yang membahas tentang kamu.
Kuikuti sampai hal terkecil untuk tahu perkembanganmu.
Bahkan kau perkenalkan aku pada dunia baru, dengan teman-teman baru…
(Hai IBers….keren juga aku menjuluki kalian, hihihiiiii, berterimakasihlah pada baby Kei, karena dia kalian bisa mengenal seorang Gevi, heheheeee..
Kebalik yah ??!!.....
Heem, akulah yang berterimakasih pada baby Kei karena dia aku bisa mendapatkan banyak teman yang lucu-lucu, pinter dan berpengalaman seperti kalian IBers, yang rela dicela saat bercanda dan ikhlas tersenyum saat kuhina…kalian tahu aku suka bercanda, sampai guling-gulingan ketawanya….)
Aku suka berbagi cerita dengan baby Kei, selalu kuajak bicara sejak dia mampu menendangku, kuceritakan apa saja…nyaris seperti orang gila…
Tapi aku yakin aku tidak sedang bicara sendiri, aku tahu kamu selalu mendengarku…
Bahkan saat aku bersedih dan menangis ( gak hamil ajah aku sensitif apa lagi hamil, makin menjadi-jadi sensinya, tapi tidak terus-terusan bersedih kaleee….. hanya kadang aku tidak bisa menerima keadaan saja makanya sampai menangis, apalagi waktu hamil baby Kei banyak sekali masalah yang aku hadapi…sendiri), aku minta maaf sama baby Kei, aku bilang “Maafin mamah nak, mamah sedang menangis tapi dd jangan ikut bersedih yah, mamah gak pa-pa…!”
Aku selalu menghibur diriku dan bermain-main dengan baby Kei karena aku tahu calby (=calon baby…., keren lagi kn istilah aku, hihiiiii....) bisa ikut merasakan emosi bundanya, dan aku tidak ingin my calby kelak menjadi anak yang pemurung dan selalu bersedih.
Dan saat dibilang sungsang (kontrol tanggal 23 Juli 2009) aku disuruh nungging kalau calby bergerak dan berhenti nungging saat calby berhenti bergerak dan aku juga disuruh tidur miring kekiri. Aku diberi waktu 3 minggu sama dokter dan kalau tetap sungsang akan dibantu diperbaiki.
Tapi my calby suka jahil juga kalau aku rasa-rasa…. Tiap bergerak aku secepat-cepatnya nungging tapi calby tiba-tiba berhenti, bahkan saat tiduran pun bila kurasakan calby menendang secepatnya aku berusaha untuk nungging tapi lagi-lagi dia berhenti… Akhirnya aku pasrah, aku serahkan semuanya pada calby ”Dd anak pinter, mamah serahin semuanya sama dd, mamah gak akan maksa dd, kalau toh harus operasi juga gak pa-pa, yang penting dd sehat…” kataku dengan senyum kali ini….
Dasarnya my calby anak pinter, waktu kontrol lagi calby sudah pada posisinya….”Makasih sayang…makasih banget….!”
Aku juga berbagi musik dengan baby Kei, aku download banyak lagu klasik : Mozart, Bethoven, Vivaldi…
Aku perdengarkan semua hingga dia menunjuk pada satu judul : Sonata in C Andante by Mozart. Tiap lagu itu diperdengarkan calby selalu bergerak dan menendang, sampai aku berpikir “Sedang apa kamu, nak, sampai begini bentuk perut mamah ?!”
Makanya aku selalu perdengarkannya, berulang-ulang karena aku tahu engkau suka.
Bahkan namamu pun engkau yang milih sendiri.
Milih sendiri ?? dia kan masih dalam kandungan, bagaimana bisa milih sendiri ??
Selalu seperti itu reaksi orang….tidak heran dan memang kedengarannya aneh, tapi itulah caraku berbagi dengannya.
Pada usia kehamilan 6 bulan dokterku bilang “Wah, ibu akan banyak rejeki nih, katanya kalo anak pertama perempuan akan banyak rejekinya”
AMIN…….
Dan karena aku terlalu asyik dengan perkembangannya saja, tanpa sadar calby udah 8 bulan dan aku belum mencarikan nama untuknya.
Lagi-lagi aku mencari di berbagai situs dan itu buat aku sangat bingung….aku yakin ibu-ibu juga akan begitu kalau sudah urusan kasih nama calby.
Aku punya beberapa alternatif nama buat calby :
- Ayesha, berarti si kecil, mungil. (karena dokter bilang my calby tidak ada 2500 gr, sedih waktu dibilang begitu tapi ada penghiburan kalau calby sehat. Dan ternyata dokter keliru memperkirakan BB calby…my baby terlahir dengan BB 3150 gr, tidak mungkin kan dalam waktu 1 minggu aku bisa menambah BB calby 1000 gr lebih?!.... Ternyata dokter juga manusia, bisa salah…)
- Lakeisha, berarti hidup sejahtera atau idola
- Myisha, berarti wanita dan kehidupan
- Zaina, berarti cantik
Nama-nama yang indah menurutku…
Memang hanya nama perempuan yang aku siapkan itu karena dalam hati aku begitu yakin kalau my calby adalah perempuan.
Tiap ada kesempatan aku mengajaknya bicara, kali ini lebih sering membicarakan namanya…
“Dd, mamah ingin memberimu nama, mamah ada nama yang bagus-bagus buat dd…kalau dd suka kasih tahu mamah yah…”
Aku sebutin nama-nama itu satu persatu, aku kasih jeda antaranya dan saat Lakeisha kusebut aku merasakan gerakannya. Kuulangi lagi dengan mengacak urutannya dan lagi saat Lakeisha kusebut calby bergerak
Aku pikir waktu itu hanya kebetulan saja, tapi tiap ada kesempatan bicara dan aku sebutkan nama-nama itu lagi reaksinya adalah sama. Jadi aku berkesimpulan kalau my calby suka dengan nama Lakeisha.
Jadi baby Kei yang memilih namanya sendiri…. Cara yang unik dan genius kata seseorang….(heem, tq k’ yah…semoga kk sukses dan lakukan semuanya dengan hati, yakinlah tidak ada yang sia-sia….).
Rencananya waktu itu aku akan memberi nama my calby dengan Lakeisha Dyana Putri…tapi beberapa hari sebelum aku cuti aku menemukan nama Faranissa, yang artinya gadis yang selalu tersenyum (ramah) dan aku suka nama itu, maka jadilah Lakeisha Dyan Faranissa, yang Insyaallah berarti gadis yang selalu tersenyum dan hidupnya sejahtera…AMIN.
Lha namaku sendiri apa artinya ?? entahlah…
Kutanya tak ada jawab…
Kucari tak kutemukan jalan…
Biarkan kau tetap memanggilku Gevi…karena aku sudah lekat dengannya pada kehidupan keduaku.
Apa pun artinya semoga tidak hanya indah kala disebutkan saja.
Banggalah seperti aku jalani hidupku kini.
Jangan jadikan aku sombong karena bumi ini terlalu indah untuk kutinggalkan.
Biarlah aku tetap menjadi diriku…dengan kuat dan lemahku.
Antara lebih jua kurangku.
Kususupkan lenganku pada sayap-sayapmu.
Jangan kau patahkan hingga aku terhempas luka.
Buat semua ini berarti…..
Dan sekarang tiap hari bisa kuteriakkan nama Keisha dengan bangga kupeluk raganya dan kubentuk jiwanya (jangan kau ajarkan emosionalmu padanya sayang….siap Yah!! Heheeee) karena hadirnya mendapat pandangan sebelah mata saja, bukan pada baby Kei tapi pada Gevi dan kuharap ada pengakuan untukmu nak dan kuingin baby Kei juga bangga punya mamah seorang Gevi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar