Senin, 02 Mei 2011

PERCAYAKAN PADAKU, GEG....


oleh Gevi Gesha L'Keisha pada 07 Mei 2010 jam 11:30
Aku berpikir tentang ini, semalaman…
Aku coba lihat hidupku kembali… mungkin sekarang sudah separuh pada akhirku.
Aku (terpaksa) menoleh pada masa-masa yang kulalui.
Kemarin, bahkan jauh sebelum kemarin itu datang…
Ah, sama saja kurasa…
Air mata dan gelak tawa silih berganti hiasinya…
Begitu pun masalah dan kesenangan saling kejar untuk mengisinya…
Aku tidak terkejut lagi kalau sekarang merasa bahagia dan ingin menangis juga, pada waktu yang sama.
Aku (sudah) tidak inginkan siapa-siapa untuk masa terlewat itu.
Bahkan sekarangpun aku tak mengharapkan apa-apa...
Aku hanya butuh waktuku saja.

Biarkan ia bimbing dan temaniku untuk mengejar batasku...
Aku harap dia lebih sabar dan bergerak perlahan...
Karena aku sudah sangat letih...sekarang.
Sebenarnya aku juga tidak sabar melihat bagaimana aku, seperti apa, dimana nantinya?
Tapi kaki – kaki ini menyeret tertatih untuk menggapainya.
Aku lemah ??
Tapi aku selalu berusaha menguatkan diriku, membesarkan hatiku...sendiri.
Dengan ucap do’a –do’a pada tiap langkahnya.
Sabarkan aku ya Rabb...

Aku masih mau hidupku, aku masih ingin jejakkan kakiku...
Sekilas kulihat nampak indah memang...
Tapi hanya bisa aku pandangi saja...itu pun dari kejauhan.
Keinginan untuk menyentuh, mendekap dan bermanja harus kutahan kuat...
Aku takut...engkau tepikan, aku tidak berarti...
Aku merasa mampu berikan itu semua, tapi tidak ada percaya...
Aku tidak berani, menoleh pun sembunyi – sembunyi..
Aku seperti tidak ada...aku tidak mau terusir jua.
Kuatkan aku ya Rabb...

Tapi ada tangan yang selalu menggenggamku...
Satu – satunya yang beri kekuatan dan kehangatan sejati.
Meski mungil, tampak lemah..tapi dia lah bagian terbesar hidupku.
Semua harap kini hanya untuk dirinya...
Bahkan nyawaku hanya untuk menjaganya.
Aku akan bekerja keras jajari pijakannya..
Aku akan dekap berikan ketenangan saat dia lelah.
Aku ingin bahagiamu, tak tersentuh sedih dan luka...

Terus genggam tangan ini geg, percayalah padaku...
Teruslah tersenyum hadapi hidup kita...
Jangan tolak aku yah...
Jangan tepikan aku...aku pasti hancur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar