oleh Gevi Gesha L'Keisha pada 30 November 2010 jam 0:40
Seperti ucapmu saat itu...." Beri Kakak sedikit waktu, Dik.... Masih banyak yang harus dibenahi...."
Dan disini....aku pun tatapi gambar kerinduan itu...
Seperti ketika kau berkata.... " Tunggu Ayah di pantaimu...."
Heem, hanya buliran bening yang bisa merasakannya...
Bahkan kala hening dan terdengar jelas detakmu dari ku baringkan lelah jiwaku.
Aku masih disini, aku memilih untuk tetap dihatimu.
Dan aku masih berdiri tegak di pantaiku....menggenggam kisah kita, memegang gulungan warna segala harapmu....
Aku akan tetap disini...
Tak akan mudah membentuk hatiku, pun tak pernah sulit untuk menemukanku.
Aku hanya tiupan bagimu, namun akan kubuat kisahmu lebih sempurna dalam sapuannya....
Tiada lelah, tanpa keluh....yang akan selalu berikan nafas untukmu.
Kini, kala segala rasa semakin membuncah....
" Kau tak bisa miliki seutuhnya, namun hatiku nyaris berbentuk namamu..."
Dan disini....aku pun tatapi gambar kerinduan itu...
Seperti ketika kau berkata.... " Tunggu Ayah di pantaimu...."
Heem, hanya buliran bening yang bisa merasakannya...
Bahkan kala hening dan terdengar jelas detakmu dari ku baringkan lelah jiwaku.
Aku masih disini, aku memilih untuk tetap dihatimu.
Dan aku masih berdiri tegak di pantaiku....menggenggam kisah kita, memegang gulungan warna segala harapmu....
Aku akan tetap disini...
Tak akan mudah membentuk hatiku, pun tak pernah sulit untuk menemukanku.
Aku hanya tiupan bagimu, namun akan kubuat kisahmu lebih sempurna dalam sapuannya....
Tiada lelah, tanpa keluh....yang akan selalu berikan nafas untukmu.
Kini, kala segala rasa semakin membuncah....
" Kau tak bisa miliki seutuhnya, namun hatiku nyaris berbentuk namamu..."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar